Senin, 20 Februari 2017
Ketika Anda Menjadi Mahasiswa Semester Akhir Jangan Pernah Melakukan Hal Ini, Haram Hukumnya (Pengalaman Pribadi)
Ketika menjadi mahasiswa, hati merasa senang dan bangga karena telah mengambil satu langkah besar untuk mencapai tujuan hidup. Terlebih menjadi mahasiswa di jurusan dan kampus favorit, rasa kepercayaan diri akan meningkat. Diawal masa-masa kuliah semua terasa menyenangkan, easy going, rileks. Ketika umur sebagian mahasiswa di awal perkuliahan masih bekisar 18 sampai 20 tahun, hidup menjadi mahasiswa terasa lebih enteng, walaupun itu relatif. Semakin bertambah umur dan dewasa, pemikiran semakin kompleks dan gelisah karena memikirkan banyak hal mengenai rencana hidup ke depan seperti menikah, pekerjaan, KPR rumah supaya terbebas dari "pondok mertua indah", membantu orang tua yang semakin tua, dan sebagainya, Ketika semester akhir biasanya umur mahasiswa sudah menginjak 22 sampai 24 tahun, sebuah umur yang sudah disebut dewasa. Fase remaja sudah berakhir, pikiran sudah sangat kompleks dan kepribadian menjadi semakin kaku.
Semester akhir ada fase paling krusial, melewati masa-masa semester pertama sampai sempai semester tujuh lebih mudah dibandingkan menempuh semester akhir. Di semester akhir entah mengapa banyak sekali ujian yang datang, ini semua tidak terlepas dari ribetnya mengurus skripsi. Mengurus skripsi lebih ribet dibandingkan mengurus cewek yang lagi PMS :)...mengapa ?, ya karena ketika mengurus skripsi banyak sekali hal-hal yang membuat ribet tak karuan seperti mencari judul, bimbingan, berhadapan dengan dosen, minta tanda-tangan macem-macem, buat proposal, buat surat izin penelitian, nyari informan, ngumpulin responden, sebar kuesioner, informan sibuk, birokrasi belibet pengurusan surat-surat izin penelitian, file skripsi hilang, laptop dicuri padahal didalemna banyak data penelitian/skripsi, flashdisk tempat simpan skripsi kena virus, email keblokir, lupa password email, buat hardcopy, bolak-balik ngeprint dan fotocopy, revisi, dosen pembimbing males baca skripsian kita, dan bejibun permasalahan mengenai skripsi yang bikin serasa manusia seperti robot multitasking yang kehabisan baterai.
Permasalahan akan semakin kompleks yang membuat skripsi anda tidak selesai karena tekanan. Semua hal di atas akan diperparah jika mahasiswa dalam semester akhir itu melakukan hal-hal ini:
1. Menunda-nunda waktu
Menunda waktu adalah hal yang haram dilakukan ketika mengerjakan skripsi. Ketika deadline masih menyisakan berbulan-bulan, sering mahasiswa meremehkan waktu "ah masih lama seminggu lagi juga bisa" :fuck3: . Setelah satu minggu lewat "ah besok aja lah". Setelah besok "ah seminggu lagi aja lah masih satu bulan lagi ini" terus seperti itu hingga tak terasa telah sampai deadline. Ketika deadline penyesalan datang dan baru terasa, tapi semua sudah terlambat.
2. Jatuh cinta dengan teman sekelas, teman seperbimbingan, dan teman lainnya
Ini akan memperburuk keadaan, orang yang sedang jatuh cinta seperti pecandu narkoba. Jatuh cinta menimbulkan adiksi untuk memikirkan doi secara terus menerus tiada henti. Hindari baper ketika anda menjadi mahasiswa semester akhir. Karena porsi energi pikiran agan akan terkuras habis hanya untuk membuat strategi pedekate, modus, dan menyenangkan hati gebetan. Dengan begitu skripsi agan sendiri akan menjadi dinomor duakan dan rawan tidak selesai tepat waktu. Nomor dua ini sangat rawan bagi mahasiswa yang dipandang pintar :cool :cool: , karena biasanya cewek-cewek akan banyak mendekat ke agan untuk dijadikan "guru privat gratis" untuk membantu menyelesaikan skripsi mereka. Dengan begitu baper adalah hal yang rawan, terlebih temen cewek cantik yang selama ini kita idam-idamkan menjadikan kita "guru privatnya" dengan rayuan maut andalanya "ajarin aku dongggg....!!!" dengan emot unyu-unyu dan senyuman super manis ala Raisa :wow cantik yang dibuatnya akan memperbesar resiko baper pemicu cinta si mahasiswa semester akhir ini.
3. Cemas memikirkan mau ngapain setelah lulus.
Ini akan menimbulkan tekanan tersendiri yang membuat stress dan gak fokus. Masa depan akan baik jika kita melakukan yang terbaik pada saat sekarang. Hal ini akan sangat rawan terhadap mahasiswa yang selalu future oriented.
4. Pacaran
Tidak jauh beda dengan nomor dua, hanya saja ini berbahaya jika si mahasiswa semester akhir memiliki pacar cewek yang lebih tua darinya, terus ngebet pengen kawin karena takut keburu jadi perawan tua serta memiliki ekspektasi tinggi. Tentu ini akan memperbesar tekanan dalam menyelesaikan skripsi, terlebih jika si pacar selalu mengancam "pokoknya lu harus lulus semester ini, klo nggak kapan kerja dan nikahnya ? ". Gak menjadi masalah kalau si mahasiswa semester akhir ini bisa lulus tepat waktu, kalau nggak ???!!!!. Maka urusan akan semakin brabeee, si doi akan minta putus sama agan secara sepihak terus jadian sama cowok lain dan agan jadi depresi putus cinta. Kalo udah begini masalah skripsi ???!!! no comment deh kalau udah begini..., yang ada perasaan galau akut akan melanda setiap hari. :(
5. Ambil judul skripsi yang berat dan terlalu ambisius
Boleh saja kita mengikuti idealisme kita sebagai mahasiswa, namun tetap harus realistis apakah judul yang kita ambil bisa membuat kita lulus dengan tepat waktu ?. Seperti contoh "Kepemimpinan Jokowi dalam Membangun Pemerintahan"....Wowww wawancara Jokowi ? , mustahil kayaknya ya hahaha emang kita siapa ??? cuma rakyat jelata hahaha :)
Secerdas apapun agan sewaktu kuliah, sepintar apapun akademik mahasiswa itu, bukan jaminan dapat dengan mudah menyelesaikan skripsi. Karena yang penting selain kemampuan akademik tentu dalam menyelesaikan skripsi adalah disiplin waktu dan soft skill. Soft skill menjadi sangat penting, terutama soft skill bagaimana mempersuasi orang agar mau membantu kita seperti mempersuasi dosen pembimbing, dosen penguji, informan, dll. Menulis skripsi itu seperti orang yang memiliki hutang, hanya diipikirkan tapi malas membayarnya.
Sumur:
Ini semua ditulis berdasarkan pengalaman TS sendiri dan temen TS, semoga dapat menjadi ilmu dan pelajaran bagi mahasiswa semester akhir lainnya.
Haus juga nulis bikin thread, boleh lah cendol agan-agan :toast :toast :toast
Langganan:
Komentar (Atom)